Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Di dalamnya, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh; khususnya puasa Tasu’a pada 9 Muharram dan puasa Asyura pada 10 Muharram, yang keutamaannya banyak disebut dalam berbagai rujukan Kemenag. Muharram juga sering dijadikan momentum untuk memperbanyak sedekah, santunan anak yatim, doa, dzikir, dan muhasabah diri.
Berikut 10 amalan yang bisa diisi selama bulan Muharram:
- Puasa Tasu’a (9 Muharram), sebagai pelengkap puasa Asyura dan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan.
- Puasa Asyura (10 Muharram), yang disebut sebagai salah satu amalan utama di bulan Muharram dan dikenal memiliki keutamaan pengampunan dosa setahun yang lalu.
- Memperbanyak sedekah, karena Muharram sering diisi dengan amal kebaikan dan berbagi kepada sesama.
- Menyantuni anak yatim, yang dalam banyak kegiatan Muharram menjadi amalan yang sangat ditekankan.
- Memperbanyak doa, sebagai cara mengawali bulan baru Hijriah dengan harapan dan kebaikan.
- Memperbanyak dzikir, agar hati lebih tenang dan terjaga dari kelalaian.
- Membaca Al-Qur’an, karena kegiatan Muharram di beberapa lembaga keagamaan juga diisi dengan tilawah dan doa bersama.
- Istighfar dan taubat, untuk membersihkan hati dan meninggalkan dosa-dosa masa lalu.
- Menjaga silaturahmi, karena Muharram juga menjadi momen mempererat hubungan antarsesama.
- Muhasabah dan memperbarui niat hijrah, supaya tahun baru Hijriah dimulai dengan langkah yang lebih baik dan penuh harapan.
Di Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi, semangat Muharram ini bisa menjadi momen indah untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak panti dan menghadirkan manfaat nyata bagi mereka. Alamat panti yang bisa dicantumkan dalam artikel adalah Jl. Joyo Agung II No.9, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang dan Jl. Kertarejasa No.11, Candirenggo, Kec. Singosari, Kabupaten Malang.




